Nyoba

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalau kamu ke kantor kelurahan, kantor pajak, kantor sekolah, atau kantor instansi pemerintahan, apakah yang dapat kamu lihat di papan informasi? Biasanya di papan informasi terdapat gambar lingkaran, grafik garis, batang, atau balok-balok. Grafikgrafik itu merupakan gambaran mengenai pencacahan penduduk, perhitungan pajak, dan perkembangan kemajuan sekolah. Contoh-contoh tersebut merupakan salah satu aplikasi dari konsep statistika. Dalam perkembangannya, statistika sekarang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang seperti bidang ekonomi, kedokteran, pertanian dan sebagainya. Penelitian jenis manapun dirasa kurang lengkap apabila tidak memanfaatkan perhitungan-perhitungan statistika. Dalam bab ini kamu akan belajar menggunakan aturan statistika, sehingga dapat membaca dan menyajikan data dalam bentuk table dan berbagai diagram serta menghitung ukuran pemusatan, ukuran letak, dan ukuran penyebaran data beserta penafsirannya.

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. Penyajian Data

 

Statistika berkaitan erat dengan data. Oleh karena itu, sebelum dijelaskan mengenai pengertian statistika, terlebih dahulu akan dijelaskan mengenai data.

 

1. Pengertian Datum dan Data

 

Di Kelas IX Anda telah mempelajari pengertian datum dan data. Agar tidak lupa pelajari uraian berikut. Misalkan, hasil pengukuran berat badan 5 murid adalah 43 kg, 43 kg, 44 kg, 55 kg, dan 60 kg. Adapun tingkat kesehatan dari kelima murid itu adalah baik, baik, baik, buruk, dan buruk. Data pengukuran berat badan, yaitu 43 kg, 43 kg, 44 kg, 55 kg, dan 60 kg disebut fakta dalam bentuk angka. Adapun hasil pemeriksaan kesehatan, yaitu baik dan buruk disebut fakta
dalam bentuk kategori. Selanjutnya, fakta tunggal dinamakan datum. Adapun kumpulan datum dinamakan data.

 

2. Pengertian Populasi dan Sampel

 

Misal, seorang peneliti ingin meneliti tinggi badan rata-rata siswa SMA di Kabupaten Lubuklinggau. Kemudian, ia kumpulkan data tentang tinggi badan seluruh siswa SMA di Kabupaten Lubuklinggau. Data tinggi badan seluruh siswaSMA di Kabupaten Lubuklinggau disebut populasi.Namun, karena ada beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, dan biaya, maka data tinggi badan seluruh siswa SMA di Kabupaten Lubuklinggau akan sulit diperoleh. Untuk mengatasinya, dilakukan pengambilan tinggi badan dari beberapa siswa SMA di Kabupaten Lubuklinggau yang dapat mewakili keseluruhan siswa SMA di Kabupaten Lubuklinggau. Data tersebut dinamakan data dengan nilai perkiraan, sedangkan sebagian siswa SMA yang dijadikan objek penelitian disebut sampel. Agar diperoleh hasil yang berlaku secara umum maka dalam pengambilan sampel, diusahakanagar sampel dapat mewakili populasi.

 

3. Pengumpulan Data

 

Menurut sifatnya, data dibagi menjadi 2 golongan, yaitu sebagai berikut.

  1. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau bilangan. Data kuantitatif terbagi atas dua bagian, yaitu data cacahan dan data ukuran.
    1. Data cacahan (data diskrit) adalah data yang diperoleh dengan cara membilang. Misalnya, data tentang banyak anak dalam keluarga.
    2. Data ukuran (data kontinu) adalah data yang diperoleh dengan cara mengukur. Misalnya, data tentang ukuran tinggi badan murid.
  2. Data kualitatif adalah data yang bukan berbentuk bilangan. Data kualitatif berupa ciri, sifat, atau gambaran dari kualitas objek. Data seperti ini disebut atribut. Sebagai contoh, data mengenai kualitas pelayanan, yaitu baik, sedang, dan kurang.

Cara untuk mengumpulkan data, antara lain adalah melakukan wawancara, mengisi lembar pertanyaan (questionery), melakukan pengamatan (observasi), atau menggunakan data yang sudah ada, misalnya rataan hitung nilai rapor.

 

B. Penyajian Data Statistik

 

Statistika adalah cabang dari matematika terapan yang mempunyai cara-cara, maksudnya mengkaji/membahas, mengumpulkan, dan menyusun data, mengolah dan menganalisis data, serta menyajikan data dalam bentuk kurva atau diagram, menarik kesimpulan, menafsirkan parameter, dan menguji hipotesa yang didasarkan pada hasil pengolahan data. Contoh: statistik jumlah lulusan siswa SMA dari tahun ke tahun, statistik jumlah kendaraan yang melewati suatu jalan, statistik perdagangan antara negara-negara di Asia, dan sebagainya.

 

1. Diagram Garis

 

Penyajian data statistik dengan menggunakan diagram berbentuk garis lurus disebut diagram garis lurus atau diagram garis. Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data statistik yang diperoleh berdasarkan pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan. Sumbu X menunjukkan waktu-waktu pengamatan, sedangkan sumbu Y menunjukkan nilai data pengamatan untuk suatu waktu tertentu. Kumpulan waktu dan pengamatan membentuk titik-titik pada bidang XY, selanjutnya kolom dari tiap dua titik yang berdekatan tadi dihubungkan dengan garis lurus sehingga akan diperoleh diagram garis atau grafik garis. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh soal berikut.

 

Contoh soal

Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dari tanggal 18 Februari 2008 sampai dengan tanggal 22 Februari 2008 ditunjukkan oleh tabel sebagai berikut.

 

 

 


 

Lomba Pengayaan Sumber Belajar BPTIK Jawa Tengah

 

 


 

 

 

 

Panduan Kegiatan

Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif

Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Blog

Lomba Pengayaan Sumber Belajar pada Website / Blog Sekolah

Tahun 2012

 

 

 

 

 

 

 

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH

BALAI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN

Alamat : Jl. Prof. Dr. Hamka No. 15 Semarang 50185

Telp/Fax (024) 7602222

 

 

PENGANTAR

 

Syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena tahun 2012 ini Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dapat menyelenggarakan Kegiatan Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) dan Blog serta Lomba Pengayaan Sumber Belajar Website/Blog sekolah di Jawa Tengah untuk kedua kalinya.

Kegiatan yang dilaksanakan untuk kedua kalinya ini akan berupaya membenahi segala kekurangan yang ada pada lomba pertama tahun 2011 yang lalu, sehingga diharapkan pelaksanaan lomba ini kan lebih baik dibanding tahun yang lalu.

Mengingat jangkauan dan skala kegiatannya yang sangat luas, maka BPTIKP memandang penting dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota di Jawa Tengah untuk menyertakan untuk bermitra dan berkolaborasi secara strategis dan sinergis di dalam lomba ini. Diharapkan, Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota dapat berpartisipasi dengan memberikan dukungan berupa sosialisasi kepada sekolah di wilayahnya

Selamat bekerja dan bermitra di dalam mencerdaskan bangsa melalui TIK. Terima kasih atas kesiapan dan kesediaan panitia di provinsi, dan peserta untuk mensukseskan program Kegiatan Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) dan Blog serta Lomba Pengayaan Sumber Belajar Website/Blog sekolah di provinsi Jawa Tengah.

Semarang, 1 Februari 2012

KEPALA BALAI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN

 

 

SITI ISTIKA KURNIAWATI, SH., MH

Pembina Tingkat I

NIP. 19560214 198103 2 006

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

    Pengaruh konvergensi dan modernisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan menggunakan internet telah memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan dengan cara mudah dan cepat. Fenomena ini membuat masyarakat menuntut hak untuk mendapatkan informasi secara mudah dan cepat dari penyelenggara negara sebagaimana tercantum dalam constitutional rights pada setiap negara demokrasi. Keterbukaan informasi publik merupakan pondasi dalam membangun tata pemerintahan yang baik (good governance). Pemerintahan yang transparan, terbuka, dan partisipatoris dalam seluruh pengelolaan, termasuk seluruh proses pengelolaan sumber daya publik sejak dari proses pengambilan keputusan, pelaksanaan serta evaluasinya.

    Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengamanatkan bahwa dalam melaksanakan profesinya, guru berkewajiban meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Dengan demikian, seorang guru mampu menciptakan proses pembelajaran yang berkesan dan bermakna. Seorang guru disamping mampu memenuhi standar kompetensi sebagai pendidik, juga harus mampu dalam takaran praksis mikro pembelajaran dapat melakukan analisis SK dan KD, merumuskan indikator, memilih media, menentukan metode yang tepat, mengalokasikan waktu penyajian dan memilih bahan pustaka. Salah satu dari tuntutan seperti disebutkan diatas adalah mampu memilih media.

    Seorang guru disamping mampu memilih media, idealnya juga mampu bersinergi dan bekerja sama dalam mengembangkan Bahan Ajar menjadi media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa yang diajar. Oleh karena itu pengembangan bahan ajar yang menarik merupakan keharusan agar proses pembelajaran tidak berlangsung dengan menjemukan. Bahan ajar disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran, menuntut kemampuan seorang guru untuk melakukan proses pembelajaran yang dapat meningkatkan daya tarik kepada siswa sehingga kinerja pembelajaran dapat tercapai pada kondisi optimal. Dalam hal ini kreatifitas guru amat diperlukan. Kreatifitas guru dalam bersinergi dengan teknolog-teknolog pembelajaran di era kemajuan bidang teknologi informasi dan komunikasi sangat dimungkinkan untuk mengemas bahan ajar dalam format digital yang interaktif dengan fasilitas dukungan multimedia dan dipublikasikan melalui media internet

    Salah satu pengembangan proses pembelajaran yang inovatif dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Information Communication and Technology (ICT). Inovasi bahan ajar/media pembelajaran berbasis TIK yang dimaksud antara lain adalah bentuk atau model pembelajaran yang merupakan hasil dari inovasi dan pengembangan bahan ajar menjadi media pembelajaran yang dipublikasikan kepada khalayak umum melalui blog.

    Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik mendorong masyarakat lebih cerdas dan demokratis dengan memungkinkan adanya akses masyarakat terhadap informasi yang dimilik pemerintah, Implikasi adanya UU No 18 tahun 2008 adalah terjadinya transparansi dan akuntabilitas badan-badan publik, optimalisasi perlindungan hak-hak masyarakat terhadap pelayanan publik, terciptanya tata pemerintahan yang baik dan tata kelola badan publik serta mendorong akselerasi demokratisasi.

    Sehingga diharapkan terwujud pengelolaan informasi yang berkualitas, pelayanan informasi secara mudah, cepat, dan biaya ringan, serta terwujudnya kinerja sekolah yang transparan, efektif, efisien, dan akuntabel.

    Sekolah, sebagai salah satu lembaga publik, sudah semestinya memberikan perhatian yang cukup terhadap pemanfaatan Blog dan Website sekolah sebagai bagian dari transparansi publik, dan bagian dari pemanfaatan TIK untuk pembelajaran

    Oleh karena itu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BPTIKP) menggagas kegiatan pengayaan sumber belajar bagi guru di Provinsi Jawa Tengah

     

  2. Visi, Misi, dan Tujuan
    1. Visi

      Menyiapkan guru yang peduli, cakap, dan bijak dalam memanfaatkan TIK untuk pendidikan (e-Pembelajaran) demi mensukseskan Rencana Strategis Pembangunan Pendidikan Jawa Tengah.

       

    2. Misi
      1. Mempersiapkan program pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang sistemik, tepat hasil dan tepat guna;
      2. Menyediakan sumber belajar yang dapat diintegrasikan ke dalam media informasi dan media komunikasi elektronik yang interaktif, atraktif, efektif, dan efisien serta berstandar Nasional; dan
      3. Mempromosikan model kegiatan terpadu yang mendukung program peningkatan kompetensi Guru.

 

  1. Tujuan
    1. Memotivasi warga sekolah mengembangkan dan mempublikasikan bahan belajar interaktif mandiri
    2. Memperkaya konten pendidikan di internet
    3. Memotivasi sekolah mempublikasikan aktivitasnya
    4. Merangsang kesadaran warga sekolah akan pentingnya bahan ajar / media pembelajaran berbasis TIK / ICT sebagai penunjang proses pembelajaran
    5. Terbentuknya kultur pembelajaran yang inovatif dan kreatif bagi seluruh warga sekolah melalui bahan ajar/media pembelajaran berbasis TIK
    6. Dengan mediasi Bahan Ajar/Media Pembelajaran berbasis TIK dalam proses pembelajaran diharapkan berkontribusi untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran/pendidikan
    7. Merangsang kesadaran warga sekolah akan pentingnya keterbukaan informasi bagi publik dan Terbentuknya kultur pengelolaan sekolah yang transparan dan akuntabel

       

  1. Dasar Hukum dan Kebijakan
    1. Undang-undang Nomor 10 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa Tengah
    2. Undang- Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta;
    3. Undang- Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
    4. Undang-undang No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan kedua atas UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
    5. Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen:
    6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional;
    7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota ;
    8. Permendiknas Nomor 38 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional;
    9. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah;
    10. Peraturan Gubernur Jateng No. 39 tahun 2008 tentang Tugas Pokok dan Fungsi serta Tata kerja UPTD di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah ;
    11. Rencana Strategis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 – 2013

     

  2. Keluaran
    1. Tersedianya sumber belajar berbasis multimedia pembelajaran Interaktif dan blog yang dikembangkan oleh guru.
    2. Terciptanya blog / website sekolah sebagai salah satu pusat sumber belajar
    3. Terjaringnya berbagai inovasi media pembelajaran berbasis TIK yang berkualitas.
    4. Terjalinnya sinergi BPTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dengan sekolah-sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui pemberdayaan TIK.

     

  3. Sasaran

    Sasaran Lomba ini terdiri atas:

    1. Sasaran Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) adalah guru-guru tingkat SD dan MI, SMP dan MTs, serta SMA, MA dan SMK baik Negeri dan Swasta se-Provinsi Jawa Tengah.
    2. Sasaran Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Blog adalah guru-guru tingkat SD dan MI, SMP dan MTs, serta SMA, MA dan SMK baik Negeri dan Swasta se-Provinsi Jawa Tengah.
    3. Sasaran Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis pada Blog/Website Sekolah adalah SD dan MI, SMP dan MTs, serta SMA, MA dan SMK baik Negeri dan Swasta se-Provinsi Jawa Tengah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

SKENARIO LOMBA

 

 

  1. KRITERIA PESERTA LOMBA

    Kriteria peserta lomba adalah kriteria yang berlaku bagi peserta lomba;

    1. Warga Negara Indonesia.
    2. Terdaftar sebagai Guru SD / MI, SMP / MTs , SMA / MA, dan SMK negeri atau swasta yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah
    3. Memiliki NUPTK
    4. Karya yang diikutsertakan belum pernah menjadi juara I, II, atau III pada lomba serupa pada tingkat provinsi maupun nasional.
    5. Peserta belum pernah menjadi juara I pada lomba serupa di BPTIKP
    6. Karya MPI dan blog guru yang diajukan adalah karya individu, sedangkan Blog / Web sekolah adalah karya pendidik atau tenaga kependidikan pada sekolah yang bersangkutan.

     

  2. KATEGORI LOMBA
    1. Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis MPI ; terbagi 4 kategori :
  • Guru SD / MI
  • Guru SMP / MTs
  • Guru SMA / MA
  • Guru SMK
  1. Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Blog bagi Guru ; terbagi 2 kategori :
  • Jenjang Pendidikan Dasar
  • Jenjang Pendidikan Menengah
  1. Lomba Pengayaan Sumber Belajar Pada Blog dan Website Sekolah ; terbagi 2 kategori :
  • Jenjang Pendidikan Dasar
  • Jenjang Pendidikan Menengah

 

  1. PERSYARATAN PESERTA

    a. Syarat Administrasi

    1. Peserta mengisi dan melengkapi formulir lomba yang diketahui kepala sekolah
    2. Membuat pernyataan bermaterai yang menyatakan bahwa karya adalah original dalam ide dan kreasi.
    3. Karya lomba tidak mengandung unsur SARA
    4. Semua karya MPI yang diterima panitia menjadi hak BPTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

 

 

 

b. Syarat Karya Media Pembelajaran

  1. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan 1 karya
  2. Materi/bahan ajar yang dikembangkan adalah salah satu kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu
  3. Karya yang menggunakan bahasa pemograman harus menyertakan source code program.
  4. Karya disajikan dengan bahasa pengantar bahasa yang baku
  5. Karya yang dikumpulkan dikemas dalam kepingan CD dan harus dapat dijalankan (autorun) pada spesifikasi komputer yang standar.
  6. Karya yang telah dikemas dalam bentuk CD dikumpulkan ke panitia rangkap 3.
  7. Dilengkapi dengan petunjuk penggunaan program
  8. Karya adalah original dalam ide dan kreasi yang dibuktikan dengan surat pernyataan di atas materai yang ditanda tangani dan diketahui kepala sekolah yang bersangkutan.
  9. Apabila dalam pembuatan media, peserta perlu mencuplik karya orang lain sebagai referensi/bahan pelengkap sajian, maka peserta harus mencantumkan sumber cuplikan tersebut.
  10. Memuat logo Provinsi Jawa Tengah

     

c. Syarat Blog Guru

  1. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan 1 karya
  2. Dapat mengunakan blog yang sudah ada atau sudah tertulis sebelumnya (tidak dipersyaratkan untuk dibuat pada tanggal tertentu).
  3. Tema blog terkait dengan pembelajaran
  4. Blog berisi :
    1. informasi tentang penulis atau profil guru.
    2. perangkat pembelajaran lengkap, meliputi silabus, prota, promes, dan rpp mata pelajaran / kelas yang diampu
    3. bahan/materi ajar yang siap dibaca atau dipelajari oleh siswa dalam bentuk paparan secara lengkap, disertai soal dan pembahasannya.(minimal 1 semester)
  5. Karya disajikan dengan bahasa pengantar bahasa baku;
  6. Dapat dikembangkan dengan menggabungkan, mensinergikan elemen-elemen multimedia seperti teks, suara, gambar, animasi dan video.
  7. Posting yang dilakukan diutamakan adalah hasil karya sendiri. Apabila dalam pembuatan media, peserta perlu mencuplik karya orang lain sebagai referensi/bahan pelengkap sajian, maka peserta harus mencantumkan sumber cuplikan tersebut.

 

 

 

  1. Syarat Blog / Website Sekolah
    1. Setiap sekolah hanya dapat mengirimkan 1 karya
    2. Blog dan website memuat tautan (link) ke http://tik.pdkjateng.go.id/, dan http://www.pdkjateng.go.id/

    3. Blog / website harus berisi :
  • informasi tentang sekolah ; meliputi nama, alamat, kontak, visi, dan misi
  • informasi pendidik dan tenaga kependidikan
  • kurikulum, dan perangkat pembelajaran.
  • Fasilitas e-learning
  • Informasi siswa dan alumni serta tautan dengan blog guru, siswa, dan alumni
  1. Karya disajikan dengan bahasa pengantar bahasa Indonesia baku;
  2. Dapat dikembangkan dengan menggabungkan, mensinergikan elemen-elemen multimedia seperti teks, suara, gambar, animasi dan video.
  3. Memuat Logo sekolah.

     

  1. TAHAPAN LOMBA
    1. Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis MPI

No

Hari / tanggal

Agenda

Tempat

1

1 – 31 Maret

Sosialisasi lomba

Jawa Tengah

2

1 April – 31 Agustus

Menerima karya lomba

BPTIKP

3

3 – 4 September

Seleksi Tahap I dan penetapan 35 nominator guru SD

BPTIKP

4

5 – 6 September

Seleksi Tahap I dan penetapan 35 nominator guru SMP

BPTIKP

5

7 – 8 September

Seleksi Tahap I dan penetapan 35 nominator guru SMA

BPTIKP

6

10 – 11 September

Seleksi Tahap I dan penetapan 35 nominator guru SMK

BPTIKP

7

17 – 18 September

Presentasi dan wawancara 35 nominator guru dan penetapan pemenang SD

BPTIKP

8

19 – 20 September

Presentasi dan wawancara 35 nominator guru dan penetapan pemenang SMP

BPTIKP

9

21 – 22 September

Presentasi dan wawancara 35 nominator guru dan penetapan pemenang SMA

BPTIKP

10

24 – 25 September

Presentasi dan wawancara 35 nominator guru dan penetapan pemenang SMK

BPTIKP

11

8 Oktober

Seminar Hasil Lomba

BPTIKP

12

9 – 10 Oktober

Revisi Karya MPI

BPTIKP

13

11 Oktober

Diseminasi lomba MPI

BPTIKP

14

28 Oktober

Penyerahan Hadiah oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

Dinas Pendidikan Prov

 

  1. Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Blog

No

Hari / tanggal

Agenda

Tempat

1

1 – 31 Maret

Sosialisasi lomba

Jawa Tengah

2

1 April – 31 Agustus

Menerima karya lomba

BPTIKP

3

3 – 4 September

Seleksi Tahap I dan penetapan 35 nominator jenjang Dikdas

BPTIKP

4

5 – 6 September

Seleksi Tahap I dan penetapan 35 nominator jenjang DIkmen

BPTIKP

5

26 – 27 September

Presentasi dan wawancara 35 nominator dan penetapan pemenang jenjang dikdas

BPTIKP

6

28 – 29 September

Presentasi dan wawancara 35 nominator dan penetapan pemenang jenjang dikmen

BPTIKP

7

9 – 10 Oktober

Revisi Hasil Lomba

BPTIKP

8

28 Oktober

Penyerahan Hadiah oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

Dinas Pendidikan Prov

 

  1. Lomba Pengayaan Sumber Belajar Pada Blog/Website Sekolah

No

Hari / tanggal

Agenda

Tempat

1

1 – 31 Maret

Sosialisasi lomba

Jawa Tengah

2

1 April – 31 Agustus

Menerima karya lomba

BPTIKP

3

7 – 8 September

Seleksi Tahap I dan penetapan 35 sekolah nominator jenjang dikdas

BPTKIP

4

10 – 11 September

Seleksi Tahap I dan penetapan 35 sekolah nominator jenjang dikmen

BPTIKP

5

1 – 2 Oktober

Presentasi dan wawancara 35 sekolah nominator serta penetapan pemenang jenjang dikdas

BPTIKP

6

3 – 4 Oktober

Presentasi dan wawancara 35 sekolah nominator serta penetapan pemenang jenjang dikmen

BPTIKP

7

9 – 10 Oktober

Revisi Hasil Lomba

BPTIKP

8

28 Oktober

Penyerahan Hadiah oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

Dinas Pendidikan Prov

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. ASPEK PENILAIAN
    1. MPI
      1. Aspek Produksi (90%)

        Rekayasa Perangkat Lunak

  • Efektif dan efisien dalam pengembangan maupun penggunaan media pembelajaran [ 1 ]
  • Reliable (handal) [ 1 ]
  • Maintainable (dapat dipelihara/dikelola dengan mudah) [ 1 ]
  • Usabilitas (mudah digunakan dan sederhana dalam pengoperasiannya) [ 2 ]
  • Ketepatan pemilihan jenis aplikasi/software/tool untuk pengembangan [ 1 ]
  • Kompatibilitas (media pembelajaran dapat diinstalasi/dijalankan di berbagai hardware dan software yang ada) [ 2 ]
  • Pemaketan program media pembelajaran terpadu dan mudah di eksekusi [ 1 ]
  • Dokumentasi program media pembelajaran yang lengkap meliputi: petunjuk instalasi (jelas, singkat, lengkap), trouble shooting (jelas, terstruktur, dan antisipatif), desain program (jelas, menggambarkan alur kerja program) [ 4 ]
  • Reusable (sebagian atau seluruh program media pembelajaran dapat dimanfaatkan kembali untuk mengembangkan media pembelajaran lain) [ 1 ]
  • Diutamakan menghormati Hak Atas Kekayaan Intelektual dengan menggunakan software legal [ 2 ]

Desain Pembelajaran

  • Kejelasan tujuan pembelajaran (rumusan, realistis) [ 2 ]
  • Relevansi tujuan pembelajaran dengan SK/KD/Kurikulum [ 2 ]
  • Cakupan dan kedalaman tujuan pembelajaran [ 1 ]
  • Ketepatan penggunaan strategi pembelajaran [ 1 ]
  • Interaktivitas [ 2 ]
  • Pemberian motivasi belajar [ 1 ]
  • Kontekstualitas dan aktualitas [ 3 ]
  • Kelengkapan dan kualitas bahan bantuan belajar [ 1 ]
  • Kesesuaian materi dengan tujuan pembelajaran [ 1 ]
  • Kedalaman materi [ 3 ]
  • Kemudahan untuk dipahami [ 2 ]
  • Sistematis, runut, alur logika jelas [ 2 ]
  • Kejelasan uraian, pembahasan, contoh, simulasi, latihan [ 2 ]
  • Konsistensi evaluasi dengan tujuan pembelajaran [ 1 ]
  • Ketepatan dan ketetapan alat evaluasi [ 1 ]
  • Pemberian umpan balik terhadap hasil evaluasi [ 1 ]

Desain Komunikasi Visual

  • Komunikatif; sesuai dengan pesan dan dapat diterima/sejalan dengan keinginan sasaran [ 1 ]
  • Kreatif dalam ide berikut penuangan gagasan [ 1 ]
  • Sederhana dan memikat [ 2 ]
  • Audio (narasi, sound effect, backsound,musik) [ 1 ]
  • Visual (layout design, typography, warna) [ 1 ]
  • Media bergerak (animasi, movie) [ 1 ]
  • Layout Interactive (ikon navigasi) [ 1 ]

     

  1. Aspek Aplikasi Produk (10%)

    Video / foto yang menunjukkan pemanfaatan karya ini di kelas

 

  1. Blog Guru
    1. Desain visual (pemilihan tema/themes) (10%).
    2. Profil Guru (5%).
    3. Perangkat pembelajaran (25%)
    4. Artikel Mata Pelajaran (Kesesuaian dengan kurikulum, kemudahan, keterbacaan, kelengkapan materi, tambahan foto, gambar, animasi, video serta latihan, dan pembahasan soal) (50%).
    5. Interaktivitas (Komentar pad blog, navigasi ke artikel-artikel di dalam dan di luar blog) (10%).

 

  1. Blog Sekolah
    1. Desain visual (pemilihan tema/themes) (10%).
    2. Profil Sekolah (5%).
    3. Perangkat pembelajaran (25%)
    4. Blog guru yang tertaut dan memiliki perangkat pembelajaran serta Artikel Mata (10%).
    5. Fasilitas e-learning (40%)
    6. Interaktivitas (Komentar pada blog, navigasi ke artikel-artikel di dalam dan di luar blog) (10%).

 

  1. HADIAH DAN PENGHARGAAN

    Hadiah dan penghargaan bagi peserta yang karyanya sudah dinilai sesuai pedoman dan kriteria penjurian maka hadiah dan penghargaan bagi pemenang ditetapkan sebagai berikut :

  • Juara I : mendapatkan Trophy, Uang Pembinaan sebesar Rp. 6.000.000,00 , sertifikat dan menjadi nara sumber pada Seminar yang diselenggarakan oleh BPTIKP.
  • Juara II : mendapatkan Trophy, uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000,00 dan sertifikat
  • Juara III : mendapatkan Trophy, uang pembinaan sebesar Rp. 4.000.000,00 dan sertifikat
  • nominator lainnya akan mendapatkan sertifikat

 

  1. PROSEDUR PENDAFTARAN
  • Peserta mengisi formulir dan surat pernyataan yang dapat diunduh di website BPTIKP
  • Peserta Lomba MPI mengirimkan karya yang dilombakan dalam keping CD (dikopi 3 keping) disertai formulir, surat pernyataan, dan dokumentasi pemanfaatan karya ke alamat panitia
  • Peserta Lomba Pengayaan Sumber Belajar Berbasis Blog dan Lomba Pengayaan Sumber Belajar Pada Blog / Website Sekolah mengirimkan formulir dan pernyataanyang telah diisi dan ditandatangani ke

TOT Guru Pemandu MGMP

ToT Guru Pemandu MGMP SMA In Service 1
September 20, 2011 oleh lpmp
Dalam rangka menunjang kegiatan Pemberdayaan MGMP SMA, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah akan menyelenggarakan ToT Guru Pemandu MGMP SMA In Service 1 tanggal 26 s.d. 30 September 2011 bertempat di LPMP Jawa Tengah, Jl. Kyai Maja Srondol Kulon Semarang.
Berhubungan hal tersebut, calon peserta yang lolos seleksi guru pemandu MGMP SMA untuk mengikuti kegiatan dimaksud dengan ketentuan dan nama peserta sebagaimana tercantum dalam lampiran surat ini.

Lampiran 1
KETENTUAN

1. UMUM
1. Nama Kegiatan : ToT Guru Pemandu MGMP SMA In Service 1 Tahun 2011
2. Waktu Pelaksanaan :
Tanggal 26 s.d. 30 September 2011
1. Tempat :
Di LPMP Jawa Tengah, Jl. Kyai Maja Srondol Kulon Semarang.

1. PESERTA
Peserta adalah guru pemandu MGMP SMA sesuai nama-nama terlampir (jika yang bersangkutan berhalangan, tidak dapat digantikan dan mohon menghubungi LPMP Jawa Tengah).
1. Peserta dimohon membawa :
1. Surat tugas (1 lembar)
2. SPPD LPMP Jawa Tengah yang sudah ditandatangani dan distempel
3. Pas foto ukuran 3 X 4 (3 lembar)
4. Buku pegangan sesuai mata pelajaran masing-masing
5. Contoh dokumen KTSP
6. Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
1. Rencana Program Kegiatan Pemberdayaan MGMP Tahun 2011
7. Dianjurkan membawa laptop
8. Pakaian batik (untuk upacara pembukaan dan penutupan)
9. Pakaian bebas rapi (untuk kegiatan sehari – hari).
1. Bersedia mengikuti semua kegiatan sampai selesai (tidak diberikan ijin meninggalkan kegiatan).
2. Tidak diperkenankan membawa anak/keluarga.

C. LAIN-LAIN
3. Calon peserta dapat mengisi biodata secara online melalui alamat lpmp.net
4. Calon peserta yang tidak sesuai dengan daftar akan dikembalikan tanpa penggantian biaya transportasi.
5. Pendaftaran peserta : Senin, 26 September 2011 pukul 07.00 – 10.00 WIB.
6. Pembukaan : Senin, 26 September 2011 pukul 10.00 WIB.

ALOKASI PESERTA TOT GURU PEMANDU MGMP SMA IN SERVICE 1
TANGGAL 26 S.D. 30 SEPTEMBER 2011
MAPEL MATEMATIKA, BHS INDONESIA, BHS INGGRIS, FISIKA, KIMIA, BIOLOGI DAN EKONOMI

1 Nur Rokhman 19780917 200312 1 003 SMA N 1 Kramat Kab. Tegal Matematika
2 Samsul Arifin, S.Si 19801212 200903 1 003 SMA N 1 Bojong Kab. Tegal Matematika
3 Diyah Eko Adi Kristianti, S.Pd 197004052007012020 SMA Negeri 1 Kramat Kab. Tegal
Bahasa Indonesia
4 Drs. Abdul Jamil 196310211992031006 SMA Negeri 1 Slawi Kab. Tegal Bahasa Indonesia
5 Sunarto, S.Pd. 196408261987031006 SMA N 1 Slawi Kab. Tegal Bahasa Inggris
6 Timbang Sinaga 196407041994031004 SMA N 2 Slawi Kab. Tegal Bahasa Inggris
7 Aminta Wiyana, S.Pd.19710512 199802 1003 SMA N 1 Kramat Kab. Tegal Fisika
8 Drs. Hari Suryono 19621108 198903 1005 SMA N 2 Slawi Kab. Tegal Fisika
9 Eka Uriadi, S.Pd 19650221 198703 1 006 SMA N 1 Pangkah Kab. Tegal Kimia
10 Bambang Trihartanto 19700815 200501 1 013 SMA N Margasari Kab. Tegal Kimia
11Sobri 19661127 199512 1 004 SMA N 1 Kramat Kab. Tegal Ekonomi
12Drs. Kuswanto 19620520 199903 1 001SMA N 1 Dukuhwaru Kab. Tegal Ekonomi

Training Of Trainer Pemanfaatan TIK

Training Of Trainer Pemanfaatan TIK

Untuk Pembelajaran bagi Guru di Jawa Tengah

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BPTIKP) akan mengadakan TOT Pemanfaatan TIK untuk Pembelajaran

Untuk mempublikasi kegiatan tersebut kepada masyarakat luas, BPTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah pada senin, 22 Agustus 2011 melayangkan surat kepada Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota perihal Kegiatan TOT tersebut.

Persyaratan peserta :

  • Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan Internet;

  • Memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) karya Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI);

  • Mengisi formulir pendaftaran;

  • Bersedia menandatangani kontak (Surat Perjanjian) untuk melatih minimal 20 orang partisipan guru baik melalui pola Peer Coaching maupun Training di masing-masing Kab/ Kota dengan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota atau UPTD Dinas Pendidikan Kab/ Kota atau MGMP atau KKG;

  • Mendapat rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kab/ Kota;

  • Guru yang memenuhi persyaratan dapat proaktif menghubungi Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota masing-masing;

  • Membawa RPP dan bahan ajar;

  • Membawa Laptop;

  • Membawa pas photo terbaru ukuran 3×4 sebanyak 2 (dua) lembar;

  • Membawa surat tugas dari atasan dengan dilengkapi No. NPWP bersangkutan.

Untuk mendapatkan input peserta TOT yang optimal, maka berikut kami sampaikan salinan undangan serta formulir dan surat pernyataan bagi calon trainer

Bagi guru potensial yang memeuhi kriteria dimaksud dapat menghubungi menghubungi Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat

Panduan TOT Guru SD dan SMP : http://www.4shared.com/document/6i_0PQFF/panduan_TOT_Dikdas.html?

Panduan TOT Guru SMA dan SMK : http://www.4shared.com/document/QY9VwAUA/panduan_TOT_Dikmen.html?

Jalur komunikasi yang dapat dimanfaatkan adalah :

Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami sampaikan terima kasih

SPL Dengan Determinan

Uji Kompetensi Matematika

Trigonometri